Jenis UPS : UPS Online

 

Posting yang lalu saya pernah membicarakan tentang dua jenis UPS, yaitu UPS Offline dan UPS Line Interaktive.
UPS online merupakan UPS yang paling lengkap proteksinya. Karena UPS online menghasilkan tegangan output yang sangat stabil (220 Vac untuk di Indonesia), tidak ada transfer  time pada saat perpindahan dari  listrik utama ke battere, menghasilkan frekuensi yang stabil (50 Hz untuk di Indonesia) dan bergelombang sinusiodal yaitu gelombang yang sama dengan gelombang listrik yang dihasilkan oleh PLN. Oleh karena itu UPS Online sangat direkomendasikan untuk beban yang kritis seperti peralatan laboratorium, peralatan kedokteran, server komputer atau bean kritis lainnya.
Mari kita simak diagram berikut :



Sistem kerja UPS online seperti ini :
Didalam UPS ada diagran yang disebut dengan inverter atau pengubah DC/AC. Pada UPS Online, UPS bekerja selalu dari inverter. Pada saat ada sumber listrik utama tegangan AC dirubah ke DC lalu tegangan DCnya sebagian untuk mengisi batere dan sebagian lagi diumpankan ke inverter untuk dijadikan tegangan AC lagi. Jika UPS online bekerja dari battere atau terjadi mati listrik UPS online juga bekerja dari inverter. Dikarenakan selalu bekerja dari inverter maka tegangan output UPS sangat stabil dan tidak ada transfer time pada saat perpindahan dari mode Line ( ada sumber listrik utama) ke battere atau dengan kata lain terjadi mati lampu.
Fungsi bypass biasanya berfungsi jika UPS kelebihan beban atau UPS mengalami kerusakan atau terlalu panas.

Segitu dulu sekelumit tentang UPs online. Lain waktu nanti saya akan coba menjelaskan lebih detail lagi.
Smoga manfaat....

Jenis UPS : UPS Online 4.5 5 marlin marlin Posting yang lalu saya pernah membicarakan tentang dua jenis UPS , yaitu UPS Offline dan UPS Line Interaktive . UPS online merupakan UPS ...


Tidak ada komentar:

Posting Komentar