HUDUD

 

KITAB HUDUD 

Hukuman Zina 

Orang yang berzina ada 2, yaitu zina muhshan dan ghoiru muhashan. Had (hukuman) bagi pezina muhshan adalah rajam. Sedangkan bagi pezina ghoiru muhshan adalah dicambuk sebanyak 100 kali, dan diasingkan sejauh perjalanan boleh meng-qasar shalat.

Syarat bagi pezina muhsan ada 4: 

  1. Baligh. 
  2. Berakal. 
  3. Merdeka. 
  4. Pernah bersetubuh pada nikah yang sah. 

Had (hukuman) bagi harnba sahaya (budak) laki-laki atau perempuan adalah setengah dan hukuman orang merdeka.

Hukuman Liwadh dan Menyetubuhi Binatang 

Hukum liwadh (melakukan homoseksual/lesbjan) dan menyetubuhi binatang sama dengan hukum pezina.
Barang siapa melakukan perzinaan pada selain farji (kernaluan wanita), maka di-ta’zir. Bagi hakim tidak boleh menjatuhkan ta’zir melebihi besar dan hukum paling minimal.

Hukuman Penuduhan Zina 

Firman Allah swt., dalam QS. an-Nur ayat 23:
“Sesungguhnya orang-orang yang menuduh para wa ita baik-baik, yang tidak tahu-menahu lagi beriman, mereka dilaknat di dunia dan akhirat dan bagi mereka azab yang besar.” (QS. anNur: 23)
jika seseorang menuduh berzina kepada orang lain, maka baginya hukum qadhaf (penuduhan) dengan 8 syarat, 3 syarat bagi penuduh, dan 5 syarat bagi yang dituduh.

Syarat-syarat Penuduh Zina
3 syarat bagi penuduh:
  1. Baligh. 
  2. Berakal. 
  3. Penuduh bukan bapak dan yang dituduh. 
Syarat-syarat yang Dituduh Zina
5 syarat bagi yang dituduh:
  1. Islam. 
  2. Baligh. 
  3. Berakal. 
  4. Merdeka. 
  5. Orang yang menjaga kehormatan. 

Hukuman bagi Penuduh yang Tidak benar 

Had (hukuman) bagi penuduh yang tidak benar orang yang merdeka adalah 80 kali cambukan, sedangkan bagi penuduh hamba sahaya (budak) adalah 40 kali cambukan.
Had (hukuman) bagi penuduh bisa menjadi gugur dengan 3 perkara:
  1. Adanya saksi. 
  2. Ampunan bagi orang tertuduh. 
  3. Li’an bagi suami yang nienuduh istrinya berzina. 

Hukuman Bagi Pencuri 

Pencuri dapat dijatuhi hukuman dipotong kedua tangannya dengan 3 syarat:
  1. Baligh.
  2. Berakal. 
  3. Jumlah barang yang dicuri mencapai nisab, atau setara dengan ¼ (seperempat) dinar, diambil dari tempat yang terjaga, barang tersebut bukan miliknya, barang tersebut bukan barang yang subhat. 

Tata Cara Hukuman Pencuri 

  • Pencuri, tangan kanannya dipotong sebatas pergelangan tangan. 
  • Jika pencuri mencuri yang kedua kalinya, maka dipotong kaki kirinya. 
  • Jika pencuri mencuri ketiga kalinya, maka dipotong tangan kirinya. 
  • Jika pencuri mencuri keempat kalinya, maka dipotong kaki kanannya. 
  • Jika setelah itu pencuri masih juga mencuri, maka hukumannya di-taa’zir, atau dibunuh, 

Hukuman Perampok 

Perampok ada 4 macam:
  1. Jika mereka membunuh dan tidak mengambil harta, maka hukumannya dibunuh. 
  2. jika mereka membunuh dan mengambil harta, maka hukumannya dibunuh dan disalib. 
  3. jika mereka mereka mengambil harta dan tidak membunuh, maka hukumannya dipotong tangannya dan kakinya dengan bersilang, (dipotong tangan kanan dan kaki kin, atau tangan kri dan kaki kanan). 
  4. Jika mereka hanya menakut-nakuti di jalan, tidak mengambil harta dan tidak membunuh, maka dipenjarakan dan di-ta’zir. 
Perampok yang bertobat sebelum tertangkap, maka bagi mereka gugur hukumannya akan tetapi mereka wajib mengembalikan hak yang diambil oleh mereka.

Hukum Membela Diri

Barang siapa ada sesorang yang mencoba menyakiti pada dirinya atau hartanya atau istrinya, jika dia melakukan pernbelaan dan sampai membunuhnya, maka baginya tidak ada tanggungan.

Tanggung Jawab Pengemudi 

Bagi orang yang mengendarai binatang, maka dia wajib bertanggung jawab atas kerusakan yang ditimbulkan oleh kendaraan.

Hukum Pemberontak 

Pemberontak diperangi oleh imam dengan adanya 3 syarat:
  1. Mereka memiliki kekuatan untuk melawan. 
  2. Mereka keluar dan kekuasaan imam. 
  3. Mereka ber-takif, bolehnya membangkang kepada imam. 

Pemberontak yang tertawan tidak boleh dibunuh, harta mereka tidak termasuk harta ghanimah, dan mereka yang tertawan dan terluka tidak boleh dibunuh.

Hukuman bagi Pemabuk 

Barang siapa meminum khamar atau minuman yang memabukkan, dia dijatuhi hukuman sebanyak 40 cambukan, boleh juga bagi hakim menambahkan sampai 80 cambukan sebagai ta’zir bagi pemabuk tersebut.
Dan wajib adanya hukuman bagi pemabuk tersebut dengan adanya 2 perkara:
  1. Adanya saksi. 
  2. Pengakuan bagi pelaku. 

Had (hukuman) juga bisa ditegakkan jika terdapat muntahan dan bukti aroma yang memabukkan dan mulutnya.

Hukuman Murtad 

Barang siapa keluar dari Islam, maka dia dipaksa untuk bertobat selama 3 hari jika mau bertobat, tetapi jika dia tidak mau bertobat, maka dibunuh, dan mayitnya tidak dimandikan, tidak dishalati, dan tidak dikuburkan pada pemakaman orang muslim.

Meninggalkan Shalat 

Orang yang meninggalkan shalat ada 2 macam:
  1. Meninggalkan shalat dan tidak berkeyakinan pada hukum wajibnya shalat, maka hukumnya sebagairnana hukum orang murtad. 
  2. Meninggalkan shalat karena unsur malas dan berkeyakinan kewajiban melaksanakan shalat, maka dia dipaksa bertobat. Jika dia bertobat dan melaksanakan shalat, dia dibebaskan. .Jika dia mernbangkang, maka dia dibunuh sebagai hukum baginya. Dan hukum mayitnya sebagaimana mayit muslim. 


HUDUD 4.5 5 Mustika Nata Tunggal KITAB HUDUD  Hukuman Zina  Orang yang berzina ada 2, yaitu zina muhshan dan ghoiru muhashan. Had (hukuman) bagi pezina muhshan adalah ...